Beranda > doa doa islam > Hukum Ohm ( Ohm Law)

Hukum Ohm ( Ohm Law)

Dalam rangkaian listrik, Hukum Ohm menyatakan bahwa arus melalui konduktor antara dua titik berbanding lurus dengan beda potensial atau tegangan di dua titik, dan berbanding terbalik dengan resistensi di antara mereka.

Persamaan matematis yang menggambarkan hubungan ini adalah:

I = V/R

di mana V adalah beda potensial diukur resistensi di dalam satuan volt, I adalah arus yang melalui resistensi dalam satuan ampere dan R adalah resistansi konduktor dalam satuan ohm. Lebih khusus lagi, hukum Ohm menyatakan bahwa R dalam relasi ini adalah konstan, tergantung pada saat ini.

Hukum ini dinamakan berdasarkan seorang fisikawan Jerman Georg Ohm, yang, dalam sebuah risalah yang diterbitkan pada tahun 1827, dijelaskan pengukuran tegangan dan arus diterapkan melalui sirkuit listrik sederhana yang mengandung berbagai panjang kawat. Dia menyajikan sebuah persamaan sedikit lebih kompleks dari yang di atas untuk menjelaskan hasil eksperimen nya. Persamaan di atas adalah bentuk modern dari hukum Ohm.

Dalam pengembangannya hukum ohm sangat bermanfaat sekali dalam pengembangan rangkaian-2 elektronika dan komputer

Read more: http://hanya-kutipan.blogspot.com/2010/04/hukum-ohm-ohm-law.html#ixzz1OOUyt1KM

Kategori:doa doa islam
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: