Arsip

Archive for Mei, 2011

instal ufs micro online, offline dan bila masalah kalau permasalahan “None Authorised Copy Of Software Detec, Please Install Original Package”itu ada dua cara mengatasinya

INSTALASI BOX UFS3 TORNADO

  1. klik 2kali pada driver/instaler ufs tornado lalu klik next pilih i gree,klik next lagi sampai di selec program fitur tandai semua instaler yang belum di tandai.klik next sampai finis.
  2. pasang ufs tornado box jika muncul fon new hardware wizard pilih advanced klik next trus klik browse cari lokasi driver nya di dis”C” lalu klik program file trus klik sarasof klik ufs klik UFS_USB_Driver.lalu klik ok klik next continue anyway lalu klik finis.box siap di gunakan.

CARA INSAL UFS MICRO_HWK

Box yang satu ini cara instalnya memang beda dari pendahulunya.
OK saya akan ulas step by step cara instal HWK Micro dan Tips pembuatan file register offline ke PC lainnya sehingga Box bisa diinsta pada PC lain tanpa koneksi internet.


Cara Instal Box HWK Micro yang belum diregister oleh reseller 
1. Instal HWK_Support_Suite_Setup_v02.07.000 pada PC yang sudah terhubung dengan internet (bisa diwarnet)
2. Setelah selesai jangan jalankan dulu HWK Update Client-nya
Hubungkan Box HWK ke PC jika minta driver pilih manual, dan arahkan(browse) ke direktori C:\Program Files\SarasSoft\UFS\UFS_USB_Driver untuk menginstal driver agar box dikenali oleh PC.
3. Jika box sudah dikenali dengan baik oleh PC baru jalankan HWK Update Client-nya. klik Next an biarkan proses update berjalan sampai terdeteksi Serial Number Box dan ID HWK.
Jika sudah klik Start HWk update. Jika selesai akan muncul pesan HWK upgrade process completed.
4. Kalau ada error, ulangi kembali proses pada point 3. kemungkinan koneksi internet anda kurang lancar.
5. Instal HWK_Suite_Minor_v02.07.00 tunggu hingga selesai
Sampai disini proses instal sebenarnya sudah selesai langkah selanjutnya tinggal menambahkan firmware ke PC anda. O ya coba tes dulu jalankan salah satu menu software UFS misal DCTxBB5 dan klik connect tunggu sejenak, jika sukses maka akan keluar 6 baris info UFS Box anda sampai tulisan License True
Namun bagaimana jika langkah di atas tadi anda lakukan diwarnet atau numpang di PC teman, karena anda tidak punya koneksi internet??? tentunya kita harus memindahkan file register ke PC kita agar software UFS Micro juga bis berjalan pada PC kita dengan baik oke kita bahas langkah selanjutnya…

Membuat file registry untuk instal UFS Micro Offline
1. Dari PC yang telah kita instal tadi, buka start-Run , ketikkan regedit-OK

2. Setelah masuk ke jendela registry pilih HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-SarasSoft-UFS3

3. Arahkan kursor pada GlobalOption (berubah jadi biru tulisannya) klik kanan pilih Export dan simpan dengan nama GlobalOption.
4. Arahkan kursor pada HID nya (masih pada menu registry yang sama dengan GlobalOption) baris pertama di atas DCTxBB5, lalu klik kanan pilih Export dan save dengan nama HW_ID.
5. Simpan dua buah file registry yang anda buat tadi GlobalOption.reg dan HW_ID.reg, file inilah yang diperlukan untuk menginstal UFS Micro Box anda di PC lainnya tanpa koneksi internet.

Langkah instal UFS Micro di PC lainnya tanpa koneksi internet
1. Instal HWK_Support_Suite_Setup_HWK_Support_Suite_Setup_v0 2.10.000 pada PC
2. Setelah selesai HWK Update Client-nya tidak usah dijalankan
3. Hubungkan Box HWK ke PC jika minta driver pilih manual, dan arahkan(browse) ke direktori C:\Program Files\SarasSoft\UFS\UFS_USB_Driver untuk menginstal driver agar box dikenali oleh PC.
4. Instal dua buah file registry yang sudah anda buat tadi dengan cara klik 2x pada GlobalOption.reg dan pilih yes. lakukan juga pada HW_ID.reg
5. Instal HWK_Suite_Minor_v02.10.000 tunggu hingga selesai, centang menu Enable IMEI Options
6. Jika perlu instal juga HWK_Suite_Minor_v02.07.001 dan HWK_Suite_Minor_v02.07.002
7. OK selesai sudah silahkan tes jalankan salah satu menu misal DCTxBB5 dan klik connect jika sukses akan keluar enam baris info Box UFS sampai License True
Copas dari berbagai sumber: kalo-kalo saya lupa langsung meluncur ke sini deh.

From : Forum SCP :
Solusi untuk instal hwk suite setup v.2.08 biar bisa dipakai dicompi banyak dan tidak kena” no more update log”,INSTAL TIDAK PERLU UPDATE INTERNET(OFFLINE)

1.pertama instal hwk support suite v.2.08.0(tidak perlu diupdate jika hwk ori nya udah diupdate)
2.instal hwk solution v.2.08.0
3.kalau udah instal hwk solution v.2.08.0 baru kita instal hwk suite setup
4.selamat mencoba

solusi tambahan mungkin berguna, bisa saja kita update internet untuk di instal ke komputer yg lain, caranya gampang

setelah kita instal support suitenya trus kita coba konek internet untuk di update trus ga bisa, rubah saja seting tgl di komputer, di mundurin saja misalkan terakhir kita instal 3 hr lalu yg mundurin jadi 4 hr lalu, trus coba update lagi, selama ini saya coba cara ini selalu berhasil tuh update, semoga membantu

solusi untuk instal hwk suite setup v.2.08 biar bisa dipakai dicompi banyak dan tidak kena” no more update log”,INSTAL TIDAK PERLU UPDATE INTERNET(OFFLINE)

1.pertama instal hwk support suite v.2.08.0(tidak perlu diupdate jika hwk ori nya udah diupdate)
2.instal hwk solution v.2.08.0
3.kalau udah instal hwk solution v.2.08.0 baru kita instal hwk suite setup
4.selamat mencoba

saya coba cara bos nih,

1.pertama instal hwk support suite v.2.08.0(tidak perlu diupdate jika hwk ori nya udah diupdate)
2.instal hwk solution v.2.08.0
3.kalau udah instal hwk solution v.2.08.0 baru kita instal hwk suite setup

tapi masih bermasalah ketika coba running dctxbb5, keterangannya

None Authorised Copy Of Software Detec, Please Install Original Package

Solusinya saya coba upgrade hwk via inet, trus uninstal hwk suitenya (tanpa restart komputer ketika diminta restart) trus instal ulang lagi hwk suitenya, saya coba konek dctxbb5 nya, sukses… tanpa ada halangan

kalau permasalahan “None Authorised Copy Of Software Detec, Please Install Original Package”itu ada dua cara mengatasinya
1.instal ulang/reinstal(repair)hwk suite setup nya aja
2.copy suite setup nya ke hardisk

cuman gitu aja gak perlu repot update lagi ke internet

Iklan
Kategori:doa doa islam

Ketika Usia Kita Makin Dewasa

قال رب أوزعني أن أشكر نعمتك التي أنعمت علي وعلى والدي وأن أعمل صالحا ترضه وأصلح لي في ذريتي إني تبت إليك وإني من المسلمين (الأ حقاف:15)

“Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada ibu-bapakku, serta untuk mengerjakan amal sholeh yang Engaku ridhoi, berilah kebaikan kepadaku dengan memberi kebaikan kepada anak-cucuku. Sungguh aku bertobat kepada-Mu, dan sesungguhnya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri.” al-Ahqaf (QS 46:15)

Ayat di atas adalah do’a kesadaran akan hakikat hidup yang diajarkan Allah kepada manusia bila mencapai umur 40-an tahun.

Inilah do’a sarat makna yang penuh keterbukaan dan kesadaran akan peran masa lalu (orang tua), masa kini (diri kita sendiri), dan harapan masa depan (anak-cucu). Inilah do’a keselamatan setelah menjalani hidup hingga cukup bekal pengalaman serta berkesempatan untuk menata ulang setelah melihat tantangan proyeksi dirinya di masa depan. Inilah do’a penuh permohonan, penuh kesyukuran, dan penuh pertobatan yang perlu dilantunkan secara khusyuk, intim, dan sepenuh jiwa oleh siapa pun yang punya kesadaran akan umur, posisi, peran, peluang, serta hakikat kehidupannya.

Sungguh ketika seseorang menapaki usia yang ke-40 telah sampailah ia pada fase kearifan hidup. Puncak fase fisik sudah dilampauinya, simpang jalan kehidupan sudah diketahuinya, derita dan bahagia sudah dialaminya, serta jalur, rambu, dan lapis-lapis kehidupan sudah transparan bagi mata batinnya. Pada usia ini, seseorang sudah bisa mengukur secara tepat kekuatan dan kelemahan dirinya, tinggallah kemudian mana pilihan jalan yang akan diteruskanya. Persoalan kehidupan sudah semakin kelihatan berat dan bukan lagi fase fisik, bukan lagi fase coba-coba, melainkan fase kearifan hidup.

Ahli tafsir ada yang menyebutkan bahwa do’a seperti pada ayat di atas diucapkan oleh Abu Bakar As-Shidiq ra ketika kedua orangtuanya menyatakan masuk Islam. Dan, do’a itu masih dilantunkannya setiap hari hingga seluruh anggota keluarga Abu Bakar yang lain masuk Islam. Sedangkan oleh Talhah bin Masyraf kepada Abu Ma’syar ketika dia mengadukan kenakalan anaknya agar anaknya menjadi orang-orang sholeh dan sholehah.

Dua kata kunci pada do’a ini adalah ‘syukur’ dan ‘taubat’. Hakikat syukur adalah penegasan pengakuan diri akan nikmat yang telah diterimanya serta ungkapan rasa terima kasih kepada Allah atas segala kebaikan-Nya. Sementara inti tobat adalah saling ‘berbuat kebaikan’ antara manusia dengan Allah. Dimulai dari manusia yang ‘berbuat kebaikan’ dengan penyesalan kemudian dibalas oleh Allah ‘berbuat kebaikan’ dengan pengampunan dan pemberian rahmat-Nya serta manusia bertobat lantas Allah mengampuninya. Inilah hubungan mesra dan bermakna hakiki antara mahluk dan kholik.

Di zaman yang serba mengkhawatirkan seperti sekarang ini, ketika tantangan dan godaan hidup tidak lagi ringan, sudah selayaknya kita lakukan ikhtiar batin dengan berdo’a dan munajat selain ikhtiar lahir dengan fisik dan pikiran.

Insya Allah dengan laku syukur dan laku taubat, seluruh keluarga kita bisa selamat meniti jalan kehidupan, menapak duniawi sehingga bisa mencapai khusunul khotimah. Amin.

Pada akhirnya, mari bersama kita renungkan perjalanan kita di persinggahan ini. Hari  berganti hari. Berganti hari, berarti kian dekat pada saat akhir hidup kita. Di dunia ini kita hanya mampir. Bukankah sudah banyak orang yang hidup sebelum kita, yang kini mereka kembali ke asal, menjadi tulang belulang.

Di depan kita, sudah banyak generasi muda yang kini hidup untuk menggantikan kita. Lalu kita mau ke mana, mau ke mana, kita pasti mati, mati adalah tempat mutasi kita yang terakhir. Kita pasti akan mempertanggungjawabkan apa yang telah kita lakukan. Sebanyak apa pun harta yang kita miliki tak akan bisa menolak kematian kita. Sehebat apa pun kekuasaan yang kita genggam, tak akan bisa menghalau kematian walau satu detik, walau kita kuat dan perkasa.

Kategori:doa doa islam

Adab Menyambut Kelahiran Bayi

Kajian kitab kuning kita kali ini, adalah pembahasan tentang penyambutan bayi yang baru lahir, dengan referensi Kitab “Tuhfatul Habib Ala Syarhil Khatib” dan “Mughnil Muhtaj ila ma’rifati alfadhil Minhaj” pada sub bab Aqiqah. Bagi yang ingin membaca source textnya langsung silahkan klik di sini [1] dan [2]:

Bagi bayi yang baru dilahirkan, Sunnah untuk

– Diadzani di telinga kanan.

– Di-iqomat-i di telinga kiri.

Efeknya apa? Menurut hadits tersebut, ada jin tertentu yang bernama Ummu Shibyan (US), dia suka mengikuti kelahiran bayi. Nah adzan tadi berguna agar gangguan US tadi tidak menimbulkan efek apapun. Selain itu, agar kalimah2 tauhid menjadi ilmu pertama yang didengar oleh bayi. Memang adzan memiliki keistimewaan tersendiri, yakni bila dibacakan, akan membuat setan lari. Jadi adzan dan iqomat ini disamping memang rekomendasi (sunnah), namun juga dhahir dan batinnya sendiri bermanfaat.
Kemudian sunnah juga:

– Dibacakan Ayat kursi (QS. AlBaqarah 255)

– Dibacakan Ayat Inna Rabbakumullah (QS. Al-A’raf 54)

إِنَّ رَبَّكُمُ اللّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثاً وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلاَ لَهُ الْخَلْقُ وَالأَمْرُ تَبَارَكَ اللّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ

– Dibacakan QS Al-Ikhlas (Qulhuwallahu ahad, dst) di telinga kanan [Lihat 14].

– Dibacakan Muawwidzatain (dua audzu), yakni Q.S. Al-Falaq dan An-Nas

– Dibacakan Doa:

لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ ، لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ ، وَرَبُّ الْأَرْضِ ، وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيم

a-ilaaha-illalla-hul adhimul halim. La-ilaaha-illalla-hu rabbul arsyil adhim. La-ilaaha-illalla-hu rabbus samawati warabbul ardli warabul arsyil karim.
– Dilanjutkan doa Nabi Yunus (QS. Al-Anbiya’ 87)

فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ أَن لَّا إِلَهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّيكُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Fanada fidh dululmati alla ilaaha illa Anta, subhaanaka inni kuntu minadh dhalimin.

– Juga Dibacakan Inna Anzalnahu (QS Al-Qadr 1..5)

Dalam kitab Al-Bajuri (Hasyiah Fathul Qorib), Insya Allah telah disebutkan sbb: Dengan dibacakan QS. Al-Qadr ini, bayi tadi Insya Allah tak akan berzina seumur hidupnya.
Rekomendasi bacaan2 di atas bukanlah wajib. Tidak dibaca sama sekali juga tidak berdosa. Hanya saja sayang beribu sayang, sebab kesempatan untuk membacakan itu (konteks disunnahkannya) hanyalah sekali seumur hidup, yakni saat dilahirkannya si bayi. Dan seandainya bayi tersebut mengerti keengganan orang tuanya (padahal sudah tau), bisa dibayangkan betapa menyesalnya dia.
Ada juga tips dari orang tuanya Sayyidah Maryam yg berdoa saat kelahiran beliau (Q.S. Ali-Imran 36), yakni “Ya Allah saya mohon perlindunganMu untuk anak ini (Maryam) dan keturunannya (Nabi Isa AS), dari syaithanir rajim” yakni ayat “Inni Uidzuha bika wa dzurriyyataha minasy sayithanirrajiim” [13] (HR Imam Bukhari).

Demikian diriwayatkan oleh Shahabat Abu Hurairah RA yang kemudian merekomendasikannya “iqrauu in syi’tum”, “Nah kalau kalian pingin, yah bacalah ayat itu”.

Tentu saja, siapa yang tidak pingin, kalau anaknya dilindungi Tuhan dari setan.

Dikisahkan di tafsirnya, bahwa Allah SWT telah berkenan menjaga S. Maryam dan N. Isa dari sentuhan setan saat beliau lahir, berkah didoai dengan doa tersebut [3].
Tips yang lain adalah:

– Memberikan harum-haruman (za’faron, parfum bayi, dll) di atas kepalanya.

– Beraqiqah (memotong kambing) pada hari ke-7 (misal lahir Senin, hari ke-7 adalah Ahad) [5]. Daging disedekahkan dalam keadaan matang dan sebagiannya boleh dimakan sendiri. Diusahakan agar tulang belulang kambing tidak sampai pecah, sehingga pemotongan diusakan agar tepat di persendiannya. Hal ini dengan harapan agar kondisi fisik si bayi nantinya kuat. Bumbu masakannya lebih dimaniskan, dengan harapan akhlaknya nantipun juga manis, disamping memang kesukaan Rasulullah adalah masakan manis dan madu [7].

– Urutannya adalah aqiqah, kemudian cukur rambut, dan dinamai [6]. Boleh saja dinamai pada hari pertama, bila tidak berniat aqiqah [8].

– Saat itulah nama diberikan, dan diusahakan sebagus mungkin. Rasulullah SAW bersabda, “nanti pada saat qiamat, kalian akan dipanggil sesuai nama kalian dan bapak kalian, karena itu baguskanlah namamu” [9].

– Pencukuran rambut dilakukan setelah pemotongan kambing, sebagaimana pada haji, tahallul dilakukan setelah qurban [10]. Rambut tadi dikumpulkan, ditimbang, dan beratnya dikonversikan ke emas atau perak [11]. Rasulullah SAW memerintahkan Sayyidah Fathimah untuk menimbang rambut Sayyidina Husein dan bershadaqah emas seberat rambut itu dan memberikan hadiah khusus (paha/kaki kambing) ke bidan yang menolong kelahirannya [12].

– Tahnik. Para shahabat punya kebiasaan, bila bayinya telah lahir, mereka langsung membawanya ke hadapan Rasulullah SAW. Selanjutnya beliau menyuruh untuk mengambil kurma, kemudian mengunyahnya, hingga halus, lalu mengambilnya sedikit (dari dalam mulut beliau), dan menyuapkannya ke mulut bayi, dengan cara menyentuhkannya di langit-langit mulut bayi yang akan “otomatis” menghisapnya. Di sini akan masuk 2 hal, yakni glukosa (karbohidrat) untuk kekuatan fisik dan ludah Rasulullah SAW yang membawa berkah. Sunnah ini dilanjutkan oleh ummat Islam, dengan mentahnikkan bayinya kepada para ulama, dengan sabda Nabi “Al-Ulamau waratsatul Ambiya'”, ulama itu pewaris para Nabi. Bila tak ditemui ulama (kaum shalihin) laki2, maka perempuanpun tidak ada masalah [15].

– Ucapan Selamat [16]. Kita berikan ucapan selamat untuk keluarga yang baru melahirkan ini, ucapan standarnya :

Barakallahu laka fil mauhubi laka wasyakartal wahiba wabalagha asyaddahu waruziqat birrahu[16a].

Mudah2an Allah melimpahkan berkah, dan Anda makin mensyukuri Dzat Pemberinya. Semoga si anak ini mencapai kedewasaannya dan dikaruniai kebaikan.

Dan yang diberi ucapan selamat, menjawabnya, jawaban standardnya adalah : Barakallahu laka wabaraka alaika “atau” ajzalallahu tsawabaka [16b].

Semoga kalian juga diberkahi Allah. atau Semoga Allah memberimu balasan pahala yang besar.
Mudah2an uraian ini bermanfaat.

================================

[1] http://feqh.al-islam.com/

[2] http://feqh.al-islam.com/

[3] http://hadith.al-islam.com/

‏حدثني ‏ ‏عبد الله بن محمد ‏ ‏حدثنا ‏ ‏عبد الرزاق ‏ ‏أخبرنا ‏ ‏معمر ‏ ‏عن ‏ ‏الزهري ‏ ‏عن ‏ ‏سعيد بن المسيب ‏ ‏عن ‏ ‏أبي هريرة ‏ ‏رضي الله عنه ‏

‏أن النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏قال ‏ ‏ما من مولود يولد إلا والشيطان يمسه حين يولد فيستهل صارخا من مس الشيطان إياه إلا ‏ ‏مريم ‏ ‏وابنها ثم يقول ‏ ‏أبو هريرة ‏ ‏واقرءوا إن شئتم ‏‏وإني أعيذها بك وذريتها من الشيطان الرجيم ‏

[4] وَسِنُّهَا وَسَلَامَتُهَا ، وَالْأَكْلُ وَالتَّصَدُّقُ كَالْأُضْحِيَّةِ ، وَيُسَنُّ طَبْخُهَا ، وَلَا يُكْسَرُ عَظْمٌ

[5] يُسَنُّ ( أَنْ تُذْبَحَ ) الْعَقِيقَةُ ( يَوْمَ سَابِعِ وِلَادَتِهِ ) أَيْ الْمَوْلُودِ وَيُحْسَبُ يَوْمُ الْوِلَادَةِ مِنْ السَّبْعَةِ

[6] وَالْأَصْلُ فِي اسْتِحْبَابِهَا أَخْبَارٌ كَخَبَرِ { الْغُلَامُ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ وَيُسَمَّى } وَكَخَبَرِ { أَنَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِتَسْمِيَةِ الْمَوْلُودِ يَوْمَ سَابِعِهِ وَوَضْعِ الْأَذَى عَنْهُ وَالْعَقِّ } رَوَاهُمَا التِّرْمِذِيُّ

[7] وَتُطْبَخُ بِحَلْوَى تَفَاؤُلًا بِحَلَاوَةِ أَخْلَاقِ الْمَوْلُودِ وَفِي الْحَدِيثِ الصَّحِيحِ { أَنَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُحِبُّ الْحَلْوَاءَ وَالْعَسَلَ } . تَنْبِيهٌ

[8] يُسَنُّ أَنْ ( يُسَمَّى فِيهِ ) أَيْ السَّابِعِ كَمَا فِي الْحَدِيثِ الْمَارِّ أَوَّلَ الْفَصْلِ ، وَلَا بَأْسَ بِتَسْمِيَتِهِ قَبْلَهُ ، وَذَكَرَ الْمُصَنِّفُ فِي أَذْكَارِهِ أَنَّ السُّنَّةَ تَسْمِيَتُهُ يَوْمَ السَّابِعِ أَوْ يَوْمَ الْوِلَادَةِ ، وَاسْتَدَلَّ لِكُلٍّ مِنْهُمَا بِأَخْبَارٍ صَحِيحَةٍ ، وَحَمَلَ الْبُخَارِيُّ أَخْبَارَ يَوْمِ الْوِلَادَةِ عَلَى مَنْ لَمْ يُرِدْ الْعَقَّ ، وَأَخْبَارَ يَوْمِ السَّابِعِ عَلَى مَنْ أَرَادَهُ قَالَ ابْنُ حَجَرٍ شَارِحُهُ وَهُوَ جَمْعٌ لَطِيفٌ لَمْ أَرَهُ لِغَيْرِهِ

[9] إنَّكُمْ تُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِكُمْ وَأَسْمَاءِ آبَائِكُمْ فَحَسِّنُوا أَسْمَاءَكُمْ

[10] يُسَنُّ فِي سَابِعِ وِلَادَةِ الْمَوْلُودِ أَنْ ( يُحْلَقَ رَأْسُهُ ) كُلُّهَا لِمَا مَرَّ ، وَيَكُونُ ذَلِكَ ( بَعْدَ ذَبْحِهَا ) أَيْ الْعَقِيقَةِ كَمَا فِي الْحَاجِّ

[11] أَنْ ( يُتَصَدَّقَ بِزِنَتِهِ ) أَيْ الشَّعْرِ ( ذَهَبًا أَوْ فِضَّةً ) وَفِي الْمَجْمُوعِ

[12] أَنَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ فَاطِمَةَ فَقَالَ زِنِي شَعْرَ الْحُسَيْنِ وَتَصَدَّقِي بِوَزْنِهِ فِضَّةً وَأَعْطِي الْقَابِلَةَ رِجْلَ الْعَقِيقَةِ

[13] وَأَنْ يَقُولَ فِي أُذُنِهِ – أَيْ الْيُمْنَى – : إنِّي أُعِيذُهَا بِك وَذُرِّيَّتَهَا مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

[14] وَفِي مُسْنَدِ ابْنِ رَزِينٍ { أَنَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ فِي أُذُنِ مَوْلُودٍ أَيْ أُذُنِهِ الْيُمْنَى سُورَةَ الْإِخْلَاصِ }

[15] أَنْ ( يُحَنَّكَ ) الْمَوْلُودُ ( بِتَمْرٍ ) سَوَاءٌ أَكَانَ ذَكَرًا أَمْ أُنْثَى ، وَإِنْ خَصَّهُ الْبُلْقِينِيُّ بِالذِّكْرِ فَيُمْضَغُ وَيُدَلَّكُ بِهِ حَنَكُهُ ، وَيَفْتَحُ فَاهُ حَتَّى يَنْزِلَ إلَى جَوْفِهِ مِنْهُ شَيْءٌ ، فَإِنْ لَمْ يَكُنْ تَمْرٌ فَيُحَنِّكُهُ بِحُلْوٍ { لِأَنَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى بِابْنِ أَبِي طَلْحَةَ حِينَ وُلِدَ وَتَمَرَاتٍ فَلَاكَهُنَّ ثُمَّ فَغَرَ فَاهُ ثُمَّ مَجَّهُ فِي فِيهِ فَجَعَلَ يَتَلَمَّظُ فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : حُبُّ الْأَنْصَارِ التَّمْرَ وَسَمَّاهُ عَبْدَ اللَّهِ } رَوَاهُ مُسْلِمٌ

[16] وَأَنْ يُهَنَّأَ الْوَالِدُ بِأَنْ يُقَالَ لَهُ بَارَكَ اللَّهُ لَك فِي الْمَوْهُوبِ لَك وَشَكَرْت الْوَاهِبَ وَبَلَغَ أَشَدَّهُ وَرُزِقَتْ بِرَّهُ ، وَأَنْ يَرُدَّ هُوَ عَلَى الْمُهَنِّئِ ، فَيَقُولَ بَارَكَ اللَّهُ لَك وَبَارَكَ عَلَيْك أَوْ أَجْزَلَ اللَّهُ ثَوَابَك أَوْ نَحْوَ ذَلِكَ

[16a] بَارَكَ اللَّهُ لَك فِي الْمَوْهُوبِ لَك وَشَكَرْت الْوَاهِبَ وَبَلَغَ أَشَدَّهُ وَرُزِقَتْ بِرَّهُ

[16b] بَارَكَ اللَّهُ لَك وَبَارَكَ عَلَيْك أَوْ أَجْزَلَ اللَّهُ ثَوَابَك أَوْ نَحْوَ ذَلِكَ

Kategori:doa doa islam