Beranda > doa doa islam > Tobat berarti taat

Tobat berarti taat

Sobat muda muslim, seperti yang tercantum dalam kitab Riadhus Shalihin, kita harus sungguh-sungguh untuk tidak mengulangi kemaksiatan kita kepada Allah Swt. sebagai wujud tobat kita. Bersungguh-sungguh berarti kita berusaha sekuat tenaga agar perilaku keseharian kita mengikuti aturanNya. Tentu saja hal ini kudu didukung dengan kesediaan kita untuk mengkaji Islam lebih dalam. Agar pondasi keimanan dan akidah kita senantiasa terjaga dari serangan budaya dan pemikiran Barat sesat bin sekuler yang menjadi biangnya kemaksiatan.

Nggak cuma itu, kita juga bisa mulai menanamkan sikap peduli dalam diri kita. Nggak lagi cuek bebek dengan kemaksiatan yang terjadi di sekitar kita. Juga terhadap tindakan diskriminasi yang dialami saudara-saudara kita di negara lain. Sebab, ketika kesengsaraan yang diakibatkan oleh merajalelanya kemaksiatan ataupun teguran dari Allah Swt. berupa musibah itu datang, nggak cuma para pelaku maksiat aja yang kena, tapi kita semua. Coba deh simak FirmanNya:

“Dan takutlah kepada fitnah (bencana, penderitaan, ujian) yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah, Allah sangat keras siksanya.¨ (QS al-Anfâl [8]:25)

Aktivitas dakwah kepada pemerintah juga nggak boleh ketinggalan. Kok bawa-bawa pemerintah sih? Iya, soalnya mereka yang kita kasih amanah untuk mengurus hidup kita di negara ini. Otomatis, mereka punya wewenang untuk ngatur ini-itu agar kita-kita hidup sejahtera. Nah, kalo keamanan, pendidikan, kesehatan, atau kesejahteraan menjadi barang langka buat kita-kita, berarti kan ada yang salah dengan mereka atau aturan yang mereka pake buat ngurus kita. Kita ingetin kalo aturan sekuler Barat yang mereka pake itu nggak diridhoi Allah. Kita ajak mereka untuk memahami bahwa hanya aturan Islamlah yang akan menjamin keselamatan dunia akhirat buat kita semua. Yakin dan pasti itu.

Kita tentu nggak berharap dong, musibah Aceh dan Sumut terulang kembali. Apalagi sampe kejadian anak-anak korban bencana yang telah kehilangan orang tua dan sanak kerabatnya itu harus kehilangan juga keislaman dan kemerdekaannya. Sebab akhir-akhir ini, disinyalir para oknum aktivis pemurtadan dan mafia perdagangan anak berkeliaran mencari mangsa di kamp-kamp pengungsian dan rumah sakit. Jadi, selamatkan mereka!

Oke deh sobat, kita berdoa agar musibah ini dapat kita hadapi dengan penuh kesabaran sehingga dapat menghapus dosa para korban, menghantarkan kepada derajat syahid untuk yang meninggal dan memberikan hikmah kepada kita semua untuk semakin tunduk dan taat kepada Allah Swt. Dan semoga untaian “hikmah” dari Serambi Mekah ini nggak hanya indah dalam perkataan, tapi nyata dalam perbuatan kita.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: