Beranda > doa doa islam > QS 2 AYAT 13…ORANG ORANG BODOH

QS 2 AYAT 13…ORANG ORANG BODOH

“Jika dikatakan kepada mereka: berimanlah sebagaimana orang-orang itu beriman, mereka mengatakan: “Apakah kami akan beriman sebagaimana orang-orang bodoh itu beriman?” Ketahuilah bahwa sesungguhnya merekalah yang bodoh, namun mereka tak menyadari”.

Diantara tanda-tanda dan bukti-bukti nifak, ialah takabbur dan merasa diri sendiri sebagai orang yang paling baik dan menganggap orang lain hina. Mereka merasa diri sendiri sebagai orang yang berakal, pandai dan cerdas, sementara orang-orang yang beriman mereka anggap sebagai orang-orang yang bodoh, dungu dan berpikiran sederhana. Oleh karena itu, ketika dikatakan kepada mereka: apa sebab kalian memisahkan diri dari barisan dan kelompok masyarakat serta tidak beriman sebagaimana mereka? dalam menjawab, mereka mengecap rakyat yang selalu turut berjuang dan membela agama serta pemimpin-pemimpin mereka baik di masa senang maupun di masa susah, sebagai orang-orang yang bodoh, sedangkan sikap mendua dan kemunafikan mereka, mereka anggap sebagai kecerdasan dan kepandaian.

Dalam menjawab pernyataan mereka itu, Al-Quran mengatakan: “Kalian yang menganggap mukminin sebagai orang-orang yang bodoh, justru merupakan orang-orang bodoh yang sesungguhnya. Akan tetapi repotnya ialah ketika kalian tidak menyadari kebodohan kalian sendiri. Sedangkan hal yang lebih buruk dari kebodohan ialah ketidak sadaran akan kebodohan kalian sendiri; yang membuat seseorang merasa memahami segala sesuatu, sedangkan orang lain disangkanya bodoh semua. Dari ayat di atas beberapa poin berikut ini dapat kita ambil sebagai pelajaran:

1) Penghinaan terhadap orang-orang beriman, merupakan bagian dari
watak orang-orang munafikin yang menganggap diri mereka lebih tinggi
dan lebih baik dari pada orang lain.

2) Terhadap seorang mutakabbir, kita harus bersikap sebagaimana sikap
si mutakbbir itu sendiri. Seseorang yang memandang hina kepada
orang-orang yang beriman juga harus dipandang hina di dalam
masyarakat, agar ia menyadari kesombongan dan keangkuhannya, lalu
meninggalkan sifat tersebut.

3) Sikap menghina dan mengejek adalah perbuatan orang bodoh. Karena
orang yang pandai berbicara berdasarkan logika. Sedangkan orang
bodoh, berbicara dan bersikap dengan menghina dan meremehkan orang
lain.

4) Allah SWT akan menghinakan munafikin di dunia ini dan membuka
kedok mereka yang buruk di hadapan masyarakat umum.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: